Semangat English Massive ada di Pojok

Kompak, itulah yang tergambar ketika anda mengunjungi spot-spot English Massive di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto. Warga dan elemen masyarakat di Kelurahan Pojok menjadi gencar dan antusias untuk mengikuti program English Massive. Dukungan mengalir mulai dari tingkat RT, RW, hingga Kepala Kelurahan yang aktif mendorong dan memotivasi warga yang ikut program andalan Dinas Pendidikan saat ini.

Dalam kurun waktu dua minggu di akhir bulan Maret 2017, Ibu Erly Maya Muryati selaku Kepala Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto telah melakukan dua kali peresmian spot baru. Dua spot tersebut adalah Perum Wilis Indah II dan TPQ As-Syauqi.s

Acara launching di spot We-Smart yang terletak di Perum Wilis Indah II sangat menarik perhatian tim Manajemen English Massive. Bagaimana tidak, kegiatan English Massive di tempat tersebut didukung oleh beberapa sponsor yang berasal dari badan usaha swasta yang ada di wilayah tersebut. Terlihat dari banner ucapan selamat datang dan acara launching saat itu terdapat nama-nama CV dan UD tercetak diantara logo English Massive. “Alhamdulillah kami mendapat dukungan penuh dari segala potensi yang ada di wilayah kami. Semoga dapat lebih bermanfaat untuk kegiatan belajar Bahasa Inggris di sini.” Kata Katno Penanggungjawab spot We-Smart saat launching Emas di sana.

Acara yang bertempat di balai pertemuan warga itu dihadiri oleh Direktur Emas, Kepala Kelurahan, Ketua RT dan RW. Kepala Kelurahan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dibukanya program Englih Massive di Perum Wilis ini. “Saya berharap ke Depan program English Massive di sini benar-benar bermanfaat terutama untuk anak-anak dan semoga mereka semakin bersemangat belajar sehingga dapat menjadi bekal di kemudian hari.” Pada kesempatan tersebut, direktur Emas Chevy Ning Suyudi memaparkan perkembangan English Massive selama satu tahun ini yang semakin pesat dan semakin diminati masyarakat. Beliau berharap warga di Perumahan Wilis Indah segera mengejar spot-spot lain agar tidak tertinggal karena Kota Kediri sudah mulai dikenal dengan Bahasa Inggrisnya. Beliau juga berharap orang tua agar selalu mendukung anak-anaknya dalam mengikuti kegiatan English Massive.

we


DSCN6836Seminggu kemudian, semangat launching Emas muncul di ujung barat di kaki gunung Klotok tepatnya di desa Jara’an. Lokasinya sulit ditemukan, karena begitu anda berada di sana, anda tidak menyangka kalau wilayah tersebut masih menjadi bagian dari Kota Kediri. Inilah spot As-Syauqi di Kelurahan Pojok. Sederhana, namun warga dan anak-anak partisipan di spot tersebut menunjukkan semangat yang luar biasa. Spot ini terdiri dari 5 RT di desa tersebut.

Spot As-Syauqi sebenarnya ‘terlambat’ menggelar launching English Massive karena sudah satu bulan program Emas berjalan, baru mereka menggelar launching tersebut. Dalam kurun waktu satu bulan, ternyata anak-anak sangat antusias mengikuti program ini. Bahkan penanggungjawab spot tersebut akan menambah satu kelas lagi untuk partisipan level teenager atau remaja. Oleh karena itu mereka berani menyiapkan konsep launching dengan panggung pertunjukan hiburan.

DSCN6797DSCN6805DSCN6813

Ada banyak pertunjukan menarik disuguhkan pada acara tersebut. Di awal acara, pertunjukan seni musik rebana ditampilkan sembari menunggu dan menyambut tamu undangan. Setelah semua tamu undangan hadir, lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan bersama-sama. Selanjutnya hiburan berupa nyanyian dan yel-yel berbahasa Inggris dipertunjukkan oleh puluhan anak-anak peserta English Massive. Terakhir, puisi pendek berjudul “My Flag” ditampilkan oleh dua anak dengan penuh penjiwaan.

“Persiapan launching ini kita konsep untuk menunjukkan betapa semangat dan kompaknya partisipan Emas di sini. Kita hanya melakukan latihan dalam 3 hari, sangat mepet. Alhamdulillah anak-anak dapat menampilkan yang terbaik untuk memeriahkan rangkaian acara launching English Massive hari ini.” Kata Siti Umaroh selaku penanggungjawab spot As-Syauqi.

Ibu Arnie Suhestiningsih selaku perwakilan dari Manajemen Emas sangat mengapresiasi tampilan anak-anak As-Syauqi yang sangat percaya diri padahal mereka baru belajar dalam kurun waktu satu bulan di English Massive. Menurutnya, warga di Kelurahan Pojok patut berbangga karena anak-anak di sana memiliki potensi yang sangat besar dalam hal pembiasaan berbahasa Inggris. Pernyataan itu dibenarkan oleh Kepala Kelurahan yang juga hadir memberikan dukungan untuk warga di sana. Lagi-lagi dalam pidatonya beliau berpesan kepada seluruh orang tua peserta Emas untuk terus mensuport anak-anaknya dalam mengikuti program English Massive.