Keceriaan terasa sejak pagi di halaman Dinas Pendidikan Kota Kediri pada Sabtu (6/12). Ratusan anak PAUD datang mengenakan lurik dan busana nasional untuk mengikuti PAUD Berbudaya dengan Tema "Berkarakter dan Berbudaya Sejak Usia Dini", yang tahun ini menjadi bagian dari FANTASI — Festival Pendidikan, Prestasi dan Kreasi.
Di bawah dekorasi festival yang meriah, anak-anak belajar budaya melalui bermain, menari, dan mencicipi jajanan tradisional. Suasana hangat khas dunia anak berpadu dengan semangat pelestarian budaya lokal.
Acara diawali laporan dari panitia, dilanjutkan sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Drs. Mandung Sulaksono. Setelah itu, Ketua TP PKK Kota Kediri membuka kegiatan secara resmi. Sambutannya disambut tepuk tangan dan lambaian tangan kecil dari para peserta.
Selesai pembukaan, anak-anak berhamburan menuju arena permainan tradisional yang telah disiapkan. Ada dakon, gejlik, semprengan, bola bekel, hingga egrang batok. Tawa mereka terdengar di sepanjang area — sebagian mencoba bermain serius, sebagian lagi sibuk memanggil temannya untuk ikut merasakan keseruannya.
Di sisi lain, bazar jajanan tradisional dari IGTKI dan HIMPAUDI tiap kecamatan menjadi tempat favorit lain. Anak-anak menukarkan stiker jajanan untuk memilih makanan yang mereka inginkan. Cara ini membuat mereka belajar mengenal dan memilih kuliner khas daerah dengan cara menyenangkan.
Kepala Dinas Penddidikan bersama Ketua TP PKK juga menyempatkan diri meninjau stand bazar dan area permainan. Anak-anak yang berjaga bersama pendamping terlihat sigap menyambut.
Di panggung utama, pentas seni dari masing-masing kecamatan berlangsung silih berganti. Tarian daerah, gerak lagu, dan penampilan sederhana lainnya menunjukkan keberanian anak-anak untuk tampil. Setiap kelompok membawa kekhasannya sendiri, menambah warna pada festival.
Tahun ini, PAUD Berbudaya yang masuk dalam rangkaian FANTASI diikuti 496 anak dari lembaga PAUD se-Kota Kediri, serta 248 pendidik. Total peserta mencapai 744 orang. Seluruh kegiatan terselenggara melalui APBD Kota Kediri Tahun 2025.
Melalui festival ini, Dinas Pendidikan Kota Kediri berharap anak-anak tidak hanya mengenal budaya, tetapi juga belajar nilai-nilai dasar seperti gotong royong, sopan santun, berani mencoba, dan percaya diri. Pengalaman langsung melalui permainan dan seni dianggap menjadi metode terbaik untuk menanamkan karakter pada usia emas.
FANTASI 2025 menjadi ruang perjumpaan yang hangat bagi anak, guru, orang tua, dan budaya — sekaligus menguatkan komitmen Kota Kediri dalam menghadirkan pendidikan yang ramah, kreatif, dan berakar pada nilai-nilai lokal.