Upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman terus dilakukan di Kota Kediri. Salah satunya melalui kegiatan Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran PAUD: Membuat Media Pembelajaran Animasi yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kota Kediri pada 3–4 Maret 2026.
Selama dua hari pelaksanaan, sebanyak 246 pendidik PAUD dari berbagai lembaga di Kota Kediri mengikuti pelatihan ini dengan penuh antusias. Peserta terdiri dari 123 guru TK pada hari pertama serta 123 pendidik dari KB, SPS, dan TPA pada hari kedua.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran yang kini semakin berkembang pesat.
Menjawab Tantangan Era Digital
Di era digital saat ini, teknologi tidak lagi sekadar pelengkap dalam dunia pendidikan, melainkan telah menjadi bagian penting dari proses belajar mengajar. Namun di lapangan, pemanfaatan perangkat teknologi di satuan pendidikan, termasuk Interactive Flat Panel (IFP) yang telah banyak diterima sekolah, masih belum optimal.
Banyak guru masih menggunakan perangkat tersebut hanya untuk menampilkan video yang sudah tersedia. Padahal, perangkat tersebut memiliki potensi besar untuk menghadirkan media pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik bagi anak-anak.
Melalui pelatihan ini, para guru diajak untuk melangkah lebih jauh—tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai kreator media pembelajaran yang mampu merancang konten animasi sederhana sesuai kebutuhan anak usia dini.
Guru PAUD Didorong Lebih Kreatif dan Adaptif
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri menegaskan bahwa transformasi pendidikan harus dimulai dari guru. Ketika pendidik mau belajar dan beradaptasi dengan teknologi, maka pengalaman belajar anak juga akan menjadi lebih menyenangkan dan bermakna.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis membuat media animasi, tetapi juga mendorong guru untuk memahami etika digital, keamanan penggunaan teknologi, serta kreativitas dalam merancang pembelajaran.
Dengan kemampuan tersebut, guru diharapkan mampu menciptakan materi belajar yang lebih hidup, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Mengurangi Kesenjangan Digital di Dunia Pendidikan
Salah satu tantangan yang masih dihadapi dunia pendidikan adalah kesenjangan digital, yang tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan perangkat, tetapi juga kemampuan sumber daya manusia dalam memanfaatkannya.
Karena itu, pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pendidik PAUD agar semakin percaya diri menggunakan teknologi dalam pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan perangkat digital di satuan PAUD dapat lebih maksimal dan produktif, sekaligus mendorong lahirnya lingkungan belajar yang lebih kreatif.
Menuju Pembelajaran PAUD yang Lebih Menyenangkan
Antusiasme para peserta terlihat sepanjang kegiatan, mulai dari sesi pelatihan hingga praktik pembuatan media animasi yang nantinya akan menjadi tugas mandiri bagi peserta.
Harapannya, hasil dari pelatihan ini tidak berhenti di ruang kelas pelatihan saja, tetapi benar-benar diterapkan di masing-masing lembaga. Dengan demikian, anak-anak PAUD di Kota Kediri dapat menikmati proses belajar yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Transformasi pendidikan memang tidak terjadi dalam semalam. Namun langkah kecil seperti pelatihan ini menjadi bukti bahwa perubahan menuju pembelajaran yang lebih inovatif sedang terus bergerak—dimulai dari para guru yang mau belajar dan berkembang.