Upaya membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga kuat secara spiritual terus digalakkan di Kediri. Melalui program Literasi Mushaf Al-Qur’an, dunia pendidikan di kota ini kembali menegaskan komitmennya untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini kepada para peserta didik.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kota Kediri bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) serta forum guru Pendidikan Agama Islam seperti MGMP, KKG, dan FKG PAI ini dilaksanakan pada Senin, 9 Maret 2026. Program tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama dalam memperkuat budaya membaca dan memahami Al-Qur’an di lingkungan sekolah.
Mengusung tema “Membangun Generasi Qur’ani untuk Mewujudkan Masyarakat Agamis yang Beradab dan Berilmu”, kegiatan ini tidak sekadar mengajak siswa membaca Al-Qur’an, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci serta memaknai nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian langsung dari pimpinan daerah. Wali Kota Kediri dan Wakil Wali Kota Kediri turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan di lingkungan sekolah.
Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi para kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, serta seluruh elemen pendidikan yang terlibat. Dukungan pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat gerakan literasi Al-Qur’an agar terus berkembang dan menjadi budaya positif di sekolah-sekolah.
Program literasi mushaf ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun karakter generasi muda. Melalui pembiasaan membaca Al-Qur’an di sekolah, para siswa didorong untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus sumber inspirasi dalam menuntut ilmu.
Selain itu, kolaborasi antara kepala sekolah dan para guru Pendidikan Agama Islam menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan sinergi tersebut, kegiatan literasi Al-Qur’an dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi budaya positif di lingkungan pendidikan.
Gerakan ini juga sejalan dengan visi pembangunan Kota Kediri yang menekankan keseimbangan antara kemajuan pendidikan dan pembentukan karakter. Dengan hadirnya program Literasi Mushaf Al-Qur’an, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia, religius, serta mampu membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui langkah kecil yang dilakukan secara konsisten di sekolah, Kota Kediri berharap dapat menumbuhkan generasi Qur’ani yang berilmu, beradab, dan siap menjadi penerus bangsa di masa depan.