Upaya menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak usia dini terus dimaksimalkan di Kota Kediri. Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) yang dilaksanakan pada Selasa (20/10/2026), pelaksanaan pengerjaan rehabilitasi sarana pendidikan PAUD dipastikan telah berjalan sesuai perencanaan dan standar teknis yang ditetapkan. Dari hasil peninjauan langsung di lapangan, proyek rehabilitasi ruang kelas di TK Dharma Wanita Ngletih serta TK Dharma Wanita Betet dilaporkan telah rampung 100 persen.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Drs. Mandung Sulaksono, menjelaskan bahwa program pembenahan fasilitas ini bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Fokus utama dari rehabilitasi tingkat sedang hingga berat ini adalah memulihkan fungsi serta kondisi fisik aset daerah yang rusak agar dapat dipergunakan kembali sesuai standar pelayanan tanpa mengubah kapasitas aset tersebut.
Melalui pengawasan berkala ini, Dinas Pendidikan Kota Kediri dapat mengidentifikasi potensi kendala di lapangan sekaligus mengambil tindakan korektif secara tepat. Langkah ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mengawal transparansi anggaran serta menjamin kualitas bangunan sekolah. Dengan tersedianya fasilitas pendidikan yang memadai dan ramah anak, proses kegiatan belajar mengajar di Kota Kediri diharapkan dapat berlangsung kian berkualitas.